Pengertian dan Fungsi Pembelajaran Sejarah

Pengertian Pembelajaran Sejarah
Menurut Gagne (Ibrahim dkk, 2011: 124) belajar adalah suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman. Arief Sadiman (Ibrahim dkk, 2011: 125) menyatakan bahwa belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada semua orang dan berlansung seumur hidup, sejak dia masih bayi hingga ke liang lahat. Ibrahim dkk (2011: 124) belajar merupakan aktivitas yang disengaja dan dilakukan oleh individu agar terjadi perubahan kemaampuan diri, dengan belajar anak tadinya tidak mampu melakukan sesuatu, menjadi mampu melakukan sesuatu, atau anak yang tadinya tidak terampil menjadi terampil. Warsita (2008: 226) menjelaskan pembelajaraan adalah segala upaya yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses belajar pada diri peserta didik. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah proses interaksi yang dilakukan antar pendidik dan peserta didik dalam proses belajar mengajar.
Menurut Widja (Sutrisno, 2011: 50) pembelajaran Sejarah adalah perpaduan antara aktivitas belajar dan mengajar yang didalamnya mempelajaari tentang peristiwa masa lampau yang erat kaitannya dengan masa kini. Dari pendapat yang ada dapat disimpulkan bahwa pembelajaran sejarah adalah proses belajar yang ada dalam sebuah lingkungan yang mempelajari kejadian-kejadian masa lampau yang dipelajari dimasa kini sebagai pedoman untuk melangkah kedepan.

Pembelajaran sejarah merupakan interaksi yang ada dalam proses pada saat siswa belajar tentang keadaan masa lalu, guna untuk kepentingan yang akan datang. Pembelajaran sejarah merupakan mata pelajaran yang menanamkan pengetahuan dan nilai-nilai mengenai proses perubhan dan perkembangan masyarakat yang ada di Indonesia maupun dunia dari masa lampau hingga sekarang. Pembelajaran merupakan kegiatan proses pembelajaran tentang kehidupan yang ada dimsa lalu.

Fungsi Pembelajaran Sejarah
Kartodirjo (Haryono, 1995: 191-192) menjelaskan fungsi pembelajaran sejarah adalah untuk mengembangkan kepribadian serta peserta didik terutamaa dalam hal:
  1. Membangkitkan perhatian serta minat kepada sejarah masyarakatnya sebgai satu kesatuan komunitas.
  2. Mendapat inspirasi dari cerita sejarah, baik dari yang kisah-kisah kepahlawanan maupun peristiwa-peristiwa yang merupakan tragedi nasional untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.
  3. Memupuk kebiasan berfikir secara kontekstual, terutama dalam meruang dan mewaktu, tanpa menghilang hakekat perubahan yang terjadi dalam proses sosio kultural.
  4. Tidak mudah terjebak pada opini, karena dalam berfikir lebih mengutamakan sikap kritis dan rasional dengan dukungan dan fakta yang benar. 
  5. Menghormati dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.

Fungsi pembelajaran sejarah pada hakikatnya untuk meningkatkan pengertian atau pemahaman yang mendalaam dan lebih baik tentang masa lampau dan juga masa sekarang dalam interelasinya antara masa sekarang dengan masa lampau. Karena ada dua sifat ganda sejarah ialah yang di ungkapkan sebagai berikut: “belajar dari sejarah tidak hanya belajar melalui satu kali proses“. Untuk mempelajari masa sekarang melalui sorotan tinjauan masa sekarang.

Hamid Darmadi (2009: 75) mengatakan bahwa pendayagunaan fasilitas dan sumber belajar memiliki kegunaan sebagai berikut:
  1. Merupakan pembukaan jalan dan pengembangan wawasan terhadap proses pembelajaran yang akan ditempuh. Disini sumber belajar merupakan peta dasar yang perlu dijajagi secara umum agar wawasan terhadap proses pembelajaran yang akan dikembangkan dapat diperoleh dari awal.
  2. Merupakan pemandu secara teknis dan langkah-langkah operasional untuk menelusuri secara lebih teliti menuju pada pembentukan kompetensi secara tuntas.
  3. Memberikan berbagai macam ilustrasi dan contoh-contoh yang berkaitan dengan kompetensi dasar yang akan dikembangkan.
  4. Memberikan petunjuk dan gambaran kaitan dan kompetensi dasar, yang sedang dikembangakan dengan kompetensi dasar lainnya.
  5. Menginformasikan sejumlah penemuan baru yang pernah diperoleh orang lain yang berhubungan dengan mata pelajaran tertentu.
  6. Menunjukan berbagai macam permasalahan yang timbul sebagai konsekuensi logis dalam pengembangan kompetensi dasar yang menuntut adanya kemampuan pemahaman peserta didik yang sedang belajar.

Dari beberapa pendapat yang ada di atas dapat dikatakan bahwa fungsi pembelajaran sejaraah yaitu sebagai alat, pedoman, dasar, dalam melaksanakan proses pembelajaran yang ada, dengan memakai peristiwa yang pada masa lampau untuk mempelajari masa kini bahkan memprediksi masa yang akan datang.
Pengertian dan Fungsi Pembelajaran Sejarah Pengertian dan Fungsi Pembelajaran Sejarah Reviewed by Rabudin on June 04, 2019 Rating: 5

No comments:

Silahkan tulis komentar anda pada kolom di bawah. Terima Kasih Telah Berkunjung.

Powered by Blogger.